Senin, 21 Februari 2011
Ketika kita merasa bosan dengan aktifitas di depan layar komputer sepanjang hari tentunya hal itu cukup menguras energi. Sejatinya kita juga ingin melakukan hal-hal lain, seperti bersantai di sofa, menyalakan home theatre, atau melakukan hal lain guna manghilangkan kepenatan.Atau kita ingin bersantai sejenak sekedar rileks di tempat tidur, namun kendali komputer tidak terlepas dari tangan pada saat yang bersamaan. Hal yang dulu tak mungkin dilakukan tentunya. Namun, kini nampaknya keinginan untuk hal tersebut akan segera terwujud dengan terciptanya keyboard portable yang support dengan PC/Mac.
Dengan nama The ProMini Wireless Keyboard with Trackpad, perangkat ini cukup membantu kinerja kita, khususnya yang berkaitan dengan komputer. Kita tak perlu khawatir akan meninggalkan pekerjaan yang berkaitan dengan PC. Dengan jangkauan sekitar 30 meter, perangkat keyboard portable ini juga dilengkapi dengan trackpad yang berfungsi sebagai pengganti mouse.
Berdimensi tidak terlalu besar dan pas pada genggaman tangan, perangkat ini bekerja seperti wireless pada umumnya. Sejatinya kita dapat mengoperasikan dimanapun kita berada, tentunya dalam jarak dan kondisi yang realistis. Di sofa, kasur, atau sembari makan. Selain berfungsi sebagai keyboard nirkabel, perangkat ini juga dapat dijadikan laser pointer, sangat berguna saat kita melakukan presentasi.
Untuk mendapatkannya, nampaknya kita harus merogoh kantong cukup dalam, yakni sekitar 700 ribu rupiah. Namun nilai yang kita dapat sepadan dengan fungsi dan fasilitas perangkat buatan Amerika tersebut.
Fitur:
- 3 in 1 multimedia wireless (keyboard, trackpad, laser pointer)
- 26 Led light yang berfungsi optimal jika dalam kondisi ruangan yang gelap
- Dapat dioperasikan dalam kondisi apapun, dengan jarak maksimum 30 m
- Didukung oleh baterai charge Lithium ion dengan waktu pengisian yang cepat
- Terintegrasi dengan 2,4 GHz USB wireless receiver
- Waktu penggunaan hingga 500 - 700 jam
- Support system operasi Windows xp/2000/7, mac v.1o keatas, Linux (debian 3.1/Redhat 9.0/Ubuntu8.0/Fedora 7.0)
Buat kita yang menyukai musik nampaknya tak ada salahnya mencoba perangkat portable yang satu ini, dijuluki Aluminium Sound Tube mp3 Speaker, karena memang terbuat dari aluminium yang berbentuk tabung dengan fungsi mengakomodasi suara melalui speaker yang tertanam didalamnya. Tak perlu dimensi yang besar untuk mendapatkan suara yang besar. Walau kecil, alat ini cukup dapat menghasilkan dentuman suara layaknya sound analog. Bagi yang berprinsip “besar lebih baik”, nampaknya harus urut dahi saat mendengar hasil suara yang dihasilkan sound portable ini.
Dengan ukuran yang tak lebih besar dari charger ponsel alat ini mampu menjadi storage sekaligus speaker bagi device yang membutuhkan speaker eksternal. Dengan tombol belakang yang mengakomodasi sesi player seperti stop, fast, dan play, serta storage yang diperuntukan type microSD dan micro USB, cukup untuk menjadi alat hiburan yang menyenangkan.
Disokong oleh baterai charger, alat ini juga mampu memainkan fitur mp3 tentunya setelah dikoneksikan. Selain terhubung dengan microSD, alat ini dapat terhubung dengan device manapun semisal, handphone, ipod, ataupun iphone, bahkan komputer sekalipun. Saking ukurannya yang mini, kita dapat menikmati lantunan lagu favorit kita dengan suara yang cukup menggelegar sambil mengendarai sepeda.Untuk mendapatkannya cukup mendatangi toko-tokoyang menjual perangkat digital compact, semisal toko komputer atau toko ponsel. Kisaran harga yang ditawarkan adalah sekitar 350-400 ribu.
Spesifikasi:
- Speaker mini yang kompak dengan suara yang besar
- Dapat memaksimalkan suara bass dengan sempurna
- Berfungsi sebagai mp3 player, dan disupport oleh baterai charger (mini USB)
- Sarana sound alternative yang dapat dihubungkan dengan iphone atau ipod
- Mampu beroperasi selama 12 jam nonstop dengan pengisian optimal Charge selama 6 jam
- Mampu menampung kapasitas microSD hingga 8 GB
- Dilengkapi ikat pinggang dan adaptor (breket) sepeda
Kamis, 17 Februari 2011
Para astronom berhasil mengambil citra lubang hitam yang masih fresh, baru saja "dilahirkan" alias terbentuk. Pengambilan citra lubang hitam yang berjarak 50 juta tahun cahaya dari Bumi itu dilakukan dengan bantuan teleskop luar angkasa Chandra X-Ray.
Lubang hitam itu diketahui terbentuk dari supernova bernama SN1979C yang terletak di galaksi M100. Supernova SN1979C terbentuk dari ledakan sebuah bintang pada tahun 1979 yang berhasil diamati oleh seorang astronom amatir asal Amerika Serikat.
Dalam kurun waktu 30 tahun, para astronom memperkirakan bahwa lubang hitam ini telah menghisap massa gas yang setara dengan massa bumi. "Lubang hitam ini seperti pemakan planet dalam film Star Trek," kata Kimberly Weaver, astrofisikawan NASA yang terlibat dalam observasi ini.
Avi Loeb, astronom lain, mengatakan, "Ini adalah kali pertama kita bisa melihat lubang hitam yang baru saja terbentuk. Dengan penemuan ini, kita bisa mempelajari sebuah lingkungan yang tidak bisa direkayasa di laboratorium, hanya ada di alam semesta."
Penemuan ini juga berbeda dengan penemuan lubang hitam yang lain sebab para astronom secara pasti mengetahui waktu terbentuknya lubang hitam serta bisa menyaksikan kelahiran dan perkembangan lubang hitam tersebut sejak "bayi". Bisa dikatakan bahwa lubang hitam ini merupakan lubang hitam termuda yang pernah ditemukan.
Dengan mempelajari lubang hitam ini, ilmuwan bisa memahami tentang mekanisme ledakan massif dari suatu bintang, jumlah lubang hitam yang ada di alam semesta, dan seberapa banyak materi yang tersisa dari sebuah ledakan bintang.
Adapun Lubang hitam merupakan pemusatan massa di suatu daerah di luar angkasa yang menghasilkan gaya gravitasi tinggi sehingga tidak ada satu pun zat, termasuk cahaya, yang mampu lari darinya. Lubang hitam itu menghisap seluruh materi sisa-sisa ledakan bintang.
Hasil observasi ini dupublikasikan dalam jurnal New Astronomy yang terbit baru-baru ini. Para peneliti yang terlibat adalah Weaver, Loeb, Christine Jones, dan Daniel Patnaude dari Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics.
Selasa, 15 Februari 2011
Jika kita nge-Blog di Blogger.com, kita harus mengikuti peraturan yang ditentukan oleh Blogger yaitu Term Of Services (TOS). salah satunya adalah harus menggunakan Navbar Blogger pada tampilan blognya.
Banyak sekali template yang kita download saat ini yang telah menghapus navbar blogger tersebut, karena mungkin mengganggu tampilan pada blog kita, sebenarnya itu tidaklah dihilangkan, melainkan disembunyikan, tetapi Trik Tips Tutorial menyarankan untuk memunculkan kembali navbar blogger tersebut dengan cara menghapus kode yang membuat navbar blogger tersebut tersembunyi dan agar tidak di banned oleh google nantinya, karena telah melanggar TOS (aturan-aturan) blogger. Caranya sangatlah mudah.
1. Pertama-tama anda harus login ke Blogger.
2. Kemudian Tata Letak -> Edit HTML atau Rancangan -> Edit HTML
3. setelah itu cari kode seperti (atau kode mirip) dibawah ini
#navbar-iframe{display:none;height:0;visibility:hidden;}
4. Hapus kode berwarna biru tersebut.
5. Selesai.
Langkah selanjutnya adalah menuju Tata Letak ~> Elemen Halaman atau Rancangan -> Elemen Halaman kemudian klik edit pada kolom Navbar dan pilih navbar yang akan tampil pada halaman blog sesuai keinginan atau sesuai warna pada blog anda seperti contoh beberapa gambar navbar di bawah ini :
lalu lihat blog anda, pasti navbar tersebut muncul, semoga berhasil dan bermanfaat.
Senin, 14 Februari 2011
Selama ini, kita belum pernah melihat seutuhnya gambar Matahari. Namun kini, National Aeronautics and Space Administration (NASA) berhasil menampilkan gambar keseluruhan tersebut. NASA memindahkan dua pesawat ruang angkasa Solar Terrestrial Relations Observatory (STEREO) yang diluncurkan pada 2006. Pada Minggu (6/2), NASA mengatakan pesawat ruang angkasa telah berada di titik-titik yang menempatkan matahari langsung di antara mereka. Dua pesawat itu bertugas mengambil gambar Matahari yang saling berlawananan dari posisi Matahari. Kemudian, terciptalah gambar matahari 360 derajat untuk yang pertama kalinya. "Sekarang, Anda bisa benar-benar melihat luas wilayah Matahari berikut atmosfernya yang terkoneksi secara magnetis. Kita bisa melihat aktivitas di tempat lain pada saat yang sama," jelas Profesor Richard Harrison dari Rutherford Appleton Laboratory, Inggris, yang menjadi peneliti proyek ini.
Dengan melihat bentuk matahari secara keseluruhan, yakni dari depan hingga ke belakang, para ilmuwan bisa lebih memahami pola cuaca dan sistem tata surya kita. Selain itu, para ilmuwan juga bisa mempelajari peristiwa besar ledakan Matahari yang melemparkan miliaran ton partikelnya ke Bumi. Apabila terjadi ledakan, peristiwa itu bisa mengganggu komunikasi, jaringan listrik, bahkan menonaktifkan sistem tenaga di bumi.




